Viral Pengendara Moge Arogan Aniaya Warga di Jalanan, Tendang dan Sundul Kepala Warga yang Terjatuh

- Senin, 14 Maret 2022 | 12:53 WIB
Moge aniaya pengendara motor di jalanan Bandung. Foto/Istimewa.
Moge aniaya pengendara motor di jalanan Bandung. Foto/Istimewa.

SEWAKTU.com -- Insiden pengendara moge aniaya warga viral. Insiden pengendara moge aniaya korban yang melintas di Jalan Setiabudi dekat Taman Segitiga Borma. 

Diketahui, korban penganiayaan pengendara moge memutar arah memakai motor. Ketika sampai di pertigaan Pizza HUT Setiabudhi, pengendara moge Harley nopol DK 6021 LA berwarna merah gelap, menyeberang. Saat itu, pelapor langsung berhenti.

Pria yang mengendarai moge tersebut mendadak terjatuh dari motor yang tidak diketahui apa penyebabnya.

Baca Juga: Moge Tabrak Anak Kembar di Pangandaran Hingga Tewas, Berakhir Damai Usai Dapat Santunan

Marah karena terjatuh, pengendara moge mendatangi dan menendang paha korban hingga terjatuh bersama motornya. 

Ketika korban berdiri, pengendara moge tersebut kembali menyundul wajah korban. Pengendara moge arogan tersebut membentak korban akibat dia terjatuh dari motor. 

Karena insiden penganiayaan itu, korban mengalami luka di wajah dan bibir, serta paha terasa linu.

Usai melakukan penganiayaan dan pengancaman, pengendara moge arogan tersebut pergi meninggalkan korban.

Baca Juga: Bikin Macet Tol Andara, Klarifikasi Ketua Komunitas Mobil Mewah: Itu Bukan Rombongan Kami

Lantas korban melapor ke Polsek Cidadap perihal dugaan melanggar Pasal 1 352 KUH Pidana tentang Penganiayaan.

Polisi dari Unit Reskrim Polsek Cidadap tengah memburu pengendara motor gede (moge) Harley Davidson nopol DK 6021 LA yang diduga menganiaya Salman Faisal (25) di pertigaan Setiabudhi, Kota Bandung. Kapolsek Cidadap Kompol Dadan Suryanto memastikan kasus ini akan diproses hukum. 

"Sudah ada (laporannya dugaan penganiayaan). Sekarang sedang tahap penyekidikan untuk mencari yang diduga penambraknya atau (pelaku) yang melakukan penganiayaan," kata Kapolsek Cidadap Kompol Dadan Suryanto saat dihubungi melalui sambungan telepon, Senin 14 Maret 2022.

Dugaan pengaiayaan itu, ujar Kompol Dadan Suryanto, dilakukan oleh perorangan bukan rombongan pengendara moge.

"Ya, itu mogenya perorangan ya, bukan rombongan," tutur Kompol Dadan Suryanto.***

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Abdul Halim Trian Fikri

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X