Cerita Evie Marindo dan Eka Augusta, Sukses Tipu Putri Raja Arab Saudi Rp505 Miliar, Berujung Bui 19 Tahun

- Rabu, 25 Januari 2023 | 13:46 WIB
Evie Marindo Christina, tersangka kasus penipuan dan penggelapan terhadap Putri Arab, Princess Lolwah binti Mohammed bin Abdullah Al Saudi. (Foto/Istimewa.)
Evie Marindo Christina, tersangka kasus penipuan dan penggelapan terhadap Putri Arab, Princess Lolwah binti Mohammed bin Abdullah Al Saudi. (Foto/Istimewa.)

SEWAKTU.com -- Pengadilan Negeri Gianyar, Bali, jelaskan perihal vonis 19 tahun kepada anak dan ibu bernama Evie Marindo Christina dan Eka Augusta Herriyani dalam tindak pidana pencucian uang (TPPU) terkait penipuan terhadap Putri Kerajaan Arab Saudi, Princess Lolwah Binti Muhammed Bin Abdullah Al Saudi.

Erwin Harlond yang menjadi Hakim dan Humas Pengadilan Negeri Gianyar, Bali, menerangkan bahwa vonis 19 tahun pertimbangannya karena korban mengalami kerugian yang sangat besar yaitu mencapai Rp 505.492.047.760 atau Rp 505 miliar lebih dan yang memberatkan terdakwa juga mencoreng nama baik Bali dan Indonesia di mata internasional.

"Pertimbangannya, adalah kerugian yang dialami oleh korban totalnya 505 miliar sekian. Kalau yang memberatkan para terdakwa ini, mencoreng nama baik Indonesia di mata internasional, khususnya di Bali.

Baca Juga: Kisah Haru Sosok Yurike Sanger, Istri Soekarno yang Tak Diketahui Banyak Orang: Rela Cerai Demi Ibu Pertiwi

Dan kebetulan korbannya memang putri raja karena yang mau berinvestasi pihak asing," kata Erwin, saat dihubungi Selasa 24 Januari malam.

Ia mengatakan, bahwa untuk kasus TPPU memang ancamannya 20 tahun penjara dan dendanya maksimal Rp 1 miliar. Kemudian, Jaksa Penuntut Umum (JPU) menuntut 19 tahun penjara dan denda Rp 1 miliar kepada kedua terdakwa.

"Apabila denda tidak dibayar diganti dengan pidana enam bulan kurungan. Majelis Hakim sependapat dengan penuntut umum untuk 19 tahun," imbuhnya.

Ia mengatakan, uang total sebesar Rp 505 miliar lebih yang dikirim secara bertahap oleh korban untuk investasi vila di Ubud, Kabupaten Gianyar, Bali, dan juga membeli sebidang tanah di Berawa Canggu, ternyata oleh pelaku dipakai untuk membeli tanah di Malang, Jawa Timur, dan juga di Jakarta.

Baca Juga: Kisah Imam Rochadi, PNS 5 Kali Menikah Ngaku Rasanya Luar Biasa

Halaman:

Editor: Abdul Halim Trian Fikri

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X