Ini menunjukkan optimalisasi antara CPU dan GPU berjalan efektif.
Pada pengujian Blender, GPU RTX 5050 menjadi highlight utama dengan performa jauh lebih tinggi dibanding CPU.
Hal ini memperlihatkan bahwa laptop ini memang dirancang untuk menangani beban grafis berat seperti 3D rendering.
RTX 5050 Jadi Senjata Utama untuk Kreator dan AI
Keunggulan lain terletak pada penggunaan Nvidia RTX 5050 dengan VRAM 8 GB. GPU ini tidak hanya berfungsi untuk gaming, tetapi juga menjadi akselerator utama untuk berbagai pekerjaan kreatif dan AI.
Baca Juga: Pragmata Rilis 17 April 2026, Ini Jadwal, Gameplay, dan Fitur Lengkapnya yang Wajib Dinanti Gamers
Dalam pengujian AI menggunakan model lokal, laptop ini mampu menghasilkan performa hingga puluhan token per detik.
Ini menjadi indikasi kuat bahwa RTX 5050 mampu menangani beban komputasi AI secara efisien.
Dengan tren penggunaan AI lokal yang semakin meningkat, kemampuan ini menjadi nilai tambah yang signifikan bagi kreator dan profesional.
Baca Juga: Laptop Kantor Ini Diam-Diam Langka, Masih Punya LAN Port dan Siap Dipakai Sistem Rahasia Perusahaan!
SSD Gen4 dan RAM Fleksibel Jadi Penunjang
Pongo 755 AMD juga dibekali SSD NVMe Gen4 dengan kecepatan baca hingga lebih dari 7.000 MB per detik. Kecepatan ini berpengaruh langsung pada waktu booting, loading aplikasi, hingga transfer file.
Selain itu, RAM 16 GB DDR5 dual channel masih bisa di-upgrade hingga 64 GB. Fleksibilitas ini membuat laptop bisa mengikuti kebutuhan pengguna dalam jangka panjang.
Kombinasi storage cepat dan RAM besar menjadi fondasi penting untuk memastikan semua proses berjalan responsif tanpa hambatan.