Di tengah dinamika global, termasuk potensi gangguan pasokan energi dunia, masyarakat diimbau untuk menggunakan LPG secara bijak dan tidak melakukan pembelian berlebihan.
“Dalam kondisi global yang dinamis, masyarakat diharapkan semakin bijak dan tidak melakukan panic buying dalam menggunakan energi,” tambah Satria.
Pertamina kembali menegaskan bahwa LPG subsidi 3 Kg diperuntukkan bagi masyarakat kurang mampu dan pelaku usaha mikro.
Sementara masyarakat mampu diharapkan beralih ke LPG non-subsidi agar distribusi energi lebih adil.
Sebagai langkah lanjutan, koordinasi dengan berbagai pihak, termasuk Hiswana Migas, akan terus diperkuat guna memastikan pengawasan distribusi berjalan optimal serta standar keselamatan tetap terjaga.
Pertamina Patra Niaga Regional JBB menegaskan komitmennya untuk menjaga ketersediaan energi secara aman, merata, dan berkelanjutan, serta mengajak masyarakat berperan aktif dalam mendukung ketahanan energi nasional.***
Artikel Terkait
Pertamina Patra Niaga Regional JBB Pastikan Kesiapan Terminal BBM Padalarang Jelang Satgas RAFI 2026
Pastikan BBM dan LPG Aman Jelang Lebaran, Pertamina Patra Niaga JBB Cek Kesiapan Fuel Terminal Tanjung Gerem
Pertamina Patra Niaga Regional JBB Hadirkan PLTS di Karawang, Dorong Kemandirian Energi dan Ekonomi Desa
Pertamina Patra Niaga JBBÂ Dorong Desa Mandiri Energi Lewat Program PLTS di Indramayu
Jelang Ramadan dan Idul Fitri, Pertamina Patra Niaga JBB dan Hiswana Migas Banten Perkuat Kesiapan Satgas RAFI 2026
Program BEDUKK Ramadan Pertamina Patra Niaga Hadir di Tangerang, Libatkan Ojol, UMKM, dan Anak Yatim