Selain inovasi teknologi, Dedie juga mengingatkan pentingnya kesadaran lingkungan di kalangan generasi muda.
Ia menilai kondisi saat ini telah memasuki fase “climate disaster” yang membutuhkan solusi konkret berbasis kolaborasi.
Sementara itu, Direktur Universitas Terbuka Bogor, Enang Rusyana, menegaskan pentingnya sinergi antara perguruan tinggi, mahasiswa, dan pemerintah daerah dalam menciptakan ekosistem inovasi yang berkelanjutan.
“Dan Kota Bogor itu sudah mendukung kami sejak sebelum tahun 90-an. Bahkan sejak tahun 1991 sampai dengan saat ini, Kota Bogor selalu memberikan beasiswa untuk para mahasiswa di Bogor,” ujarnya.
Ia optimistis kegiatan seperti Genovate dapat melahirkan generasi muda yang tidak hanya kreatif, tetapi juga produktif dan mampu bersaing di tingkat nasional.
“Kami yakin para siswa yang hadir di sini hari ini adalah pemuda-pemuda yang cerdas dan kreatif. Sementara yang lain mungkin menghabiskan waktu liburan, mereka justru memilih berkumpul di sini dalam kegiatan yang luar biasa ini,” katanya.
Ke depan, diharapkan berbagai ide dan gagasan yang lahir dari ajang ini dapat ditindaklanjuti menjadi produk nyata yang memberikan manfaat bagi masyarakat sekaligus memperkuat posisi Bogor sebagai kota berbasis inovasi.***
Artikel Terkait
CFD Cibinong Diserbu Warga, Bupati Bogor Dorong Penjualan UMKM Pasca Lebaran
Rudy Susmanto Gaspol Transportasi Hijau, Bus Listrik Gratis Resmi Mengaspal di Bogor
Pertamina Patra Niaga Regional JBB Apresiasi Polres Bogor Ungkap Penyalahgunaan LPG 3 Kg
Rapat Paripurna DPRD Kota Bogor Bentuk 3 Pansus, Fokus Evaluasi LKPJ 2025 hingga Penataan Aset Daerah
Rudy Susmanto Genjot Proyek PSEL Galuga, Targetkan Sampah Bogor Tuntas dalam 10 Tahun
Rudy Susmanto Berang, Pastikan Pelaku Pungli di Kabupaten BogorĀ Ditindak Tegas