Mereka berbagi informasi tentang platform yang mereka gunakan, berapa banyak waktu yang mereka habiskan pada setiap platform.
Berapa banyak teman-teman atau pengikut mereka miliki dan seberapa sering mereka berinteraksi dengan koneksi ini dengan memberikan komentar atau berbagi.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa perempuan yang menggunakan Twitter, email dan ponsel berbagi gambar untuk berhubungan dengan teman dan keluarga benar-benar melaporkan tingkat stres yang lebih rendah dibandingkan wanita yang jarang menggunakan media sosial tersebut.
Baca Juga: 5 Mitos Perawatan Kulit yang Selama Ini Keliru, Ada yang Bilang Krim vitamin E Bisa Samarkan Luka
Baca Juga: Apa Benar Keseringan Selfie Bisa Bikin Jadi Psikopat?
"Tidak ada bukti dalam data kami bahwa pengguna media sosial merasa lebih stres daripada mereka yang jarang menggunakan teknologi digital tersebut," kata co-penulis studi Keith Hampton, seperti dilansir laman Health Me Up.
Studi ini juga menunjukkan bahwa media sosial dapat membuat orang lebih sadar tentang hal-hal negatif yang terjadi dalam kehidupan teman-teman dan keluarga.***
Artikel Terkait
Jangan Ditiru Ya! Berikut 4 Zodiak dengan Sifat Suka Pamer di Media Sosial
Data Netizen Indonesia yang Gemar Mengomentari Penampilan Orang Lain di Media Sosial Capai 61 Persen!
Daftar 4 Drakor Paling Banyak Dicari di Media Sosial, Kamu Suka yang Mana?
Apa Benar Keseringan Selfie Bisa Bikin Jadi Psikopat?
5 Mitos Perawatan Kulit yang Selama Ini Keliru, Ada yang Bilang Krim vitamin E Bisa Samarkan Luka