Agar nasehat tidak terjebak pada perasaan berpuas diri ini mengena di hati para mukmin lain dan menyadarkan mukmin yang terlanjur melakukannya supaya bertaubat, Ustadz Khalid memberikan contoh atau penggambaran situasi kedua dengan cara yang kurang lebih sama.
Ustadz Khalid Basalamah membuat percakapan seperti berikut ini:
Ustadz Khalid Basalamah : "Kamu sholat Jumat tidak?"
Mukmin : Saya dulu pernah sholat Jumat.
Ustadz Khalid Basalamah : dulu?
Ustadz Khalid Basalamah : Kamu sholat malam tidak?
Mukmin : Saya dulu pernah sholat malam, tapi sekarang sudah sebulan tidak sholat malam.
Ustadz Khalid Basalamah: Subhanallah. Sekarang, selama kamu masih hidup, bagaimana?
Baca Juga: Manoj Punjabi Tegaskan Tak Main-main dalam Menggarap Cinta Fitri The Series
Ujung dari ceramah tersebut ditujukan untuk memperingatkan mukmin yang lupa diri, mengira semua amalan baiknya diterima dan sombong tidak mau melakukannya lagi.
Ustadz Khalid Basalamah menyudahi kultumnya dengan menuturkan bahwa seorang mukmin sejati tidak akan pernah berpuas diri dengan amalan-amalan sholeh yang sudah dilaksanakannya. Dia akan senantiasa sibuk untuk terus menambah kualitas diri dan kuantitas amalan shalehnya.
Karena, ada rasa khawatir amal tidak diterima, yang itu artinya ruh sanubarinya peka, tidak sombong, dan terus dapat mengingatkan diri sendiri untuk berbuat baik dan beramal saleh selamanya tanpa mengingat-ingat apa yang telah dilakukan kemarin.***
Artikel Terkait
Ramalan Zodiak Hari Selasa 26 Oktober 2021: Libra, Scorpio dan Sagitarius Waspada Sama Teman Dekat
Ramalan Zodiak Hari Selasa 26 Oktober 2021: Capricorn, Aquarius, dan Pisces Ada Udang Dibalik Batu
Sinopsis Film Karate Kid, Bocah dari Beijing China yang jadi Pemain Karate Profesional
Ini Tata Cara dan Bacaan Doa Pagi Hari yang Dianjurkan Islam
Tata Cara dan Bacaan Niat Sholat Jamak Dzuhur-Ashar dan Magrib-Isya