Apa Itu Penyakit Ain? Bacaan Doa Agar Terhindar dari Sifat Iri Dengki

Gilang, Sewaktu
- Rabu, 8 Juni 2022 | 05:59 WIB
Ilustrasi doa. (Freepik/jcomp)
Ilustrasi doa. (Freepik/jcomp)

SEWAKTU.com - Penyakit itu tidak hanya penyakit fisik, tapi juga non-fisik yang bisa penyebabkan penurunan kondisi tubuh, salah satunya penyakit Ain.

Penyakit Ain adalah penyakit pandangan mata yang disebabkan oleh sifat hasad atau iri dengki terhadap nikmat yang dimiliki oleh orang lain.

Ain itu benar-benar ada, Nabi Shallallahu’alaihi Wasallam bersabda:

العين حق، ولو كان شيء سابق القدر سبقته العين

“Ain itu benar-benar ada! Andaikan ada sesuatu yang bisa mendahului takdir, sungguh ‘ain itu yang bisa,” (HR. Muslim no. 2188).

Baca Juga: Abdul Qadir Baraja Pemimpin Khilafatul Muslimin Langsung Ditahan Usai Ditetapkan Tersangka

Penyakit Ain berasal dari kata ‘aana – ya’iinu yang berarti terkena sesuatu hal dari mata. Sebuah pandangan mata yang menyebabkan penyakit ain adalah pandangan yang diikuti pikiran dan jiwa negatif.

Kondisi ini bahkan bisa menyebabkan berbagai gangguan penyakit berbahaya dan mengancam nyawa. Orang yang terkena penyakit ain bisa jatuh sakit tanpa sebab yang jelas.

Penyakit ain telah dikenal sejak zaman Nabi, di mana Rasullullah pernah meminta Aisyah agar dirukiah untuk menyembuhkan penyakit ain.

Baca Juga: Sinopsis Drakor Missing 9, Survivor Kecelakaan Pesawat Mengerikan

Aisyah radhiallahu’anha, ia berkata:

كانَ رَسولُ اللهِ صَلَّى اللَّهُ عليه وسلَّمَ يَأْمُرُنِي أَنْ أَسْتَرْقِيَ مِنَ العَيْنِ

“Dahulu Rasulullah Shallallahu’alaihi Wasallam memintaku agar aku diruqyah untuk menyembuhkan ‘ain,” (HR. Muslim no.2195).

Sebab terjadinya penyakit Ain tidak hanya datang dari rasa iri dan dengki seperti yang sudah disebutkan dalam Al-Quran surat Al-Falaq ayat 5.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Gilang

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Awal Ramadan 2026 Potensi Serentak atau Beda Lagi?

Senin, 9 Februari 2026 | 13:29 WIB
X