Dedie Rachim Ungkap LKPJ 2025, Kinerja Pemkot Bogor Tumbuh Positif di Tengah Tekanan Efisiensi

- Rabu, 8 April 2026 | 12:21 WIB
Dedie Rachim Paparkan LKPJ 2025 Kinerja Pemkot Bogor Tunjukkan Tren Positif. (Foto/Humas Kota Bogor.)
Dedie Rachim Paparkan LKPJ 2025 Kinerja Pemkot Bogor Tunjukkan Tren Positif. (Foto/Humas Kota Bogor.)

SEWAKTU.com — Wali Kota Bogor, Dedie Rachim, memaparkan Laporan Keterangan Pertanggungjawaban (LKPJ) Tahun 2025 dalam rapat paripurna DPRD Kota Bogor, dengan menegaskan bahwa kinerja Pemerintah Kota Bogor menunjukkan tren positif di berbagai indikator, meski dihadapkan pada kebijakan efisiensi dari pemerintah pusat.

Dalam laporan tersebut, Dedie mengungkapkan bahwa pendapatan daerah mengalami peningkatan signifikan, dari Rp2,93 triliun menjadi Rp3,31 triliun atau tumbuh 13,06 persen.

Realisasinya pun mencapai Rp3,23 triliun atau sebesar 97,41 persen dari target yang ditetapkan.

Di sisi belanja, Pemkot Bogor mencatat realisasi sebesar Rp3,22 triliun atau 95,43 persen dari total anggaran Rp3,38 triliun, yang difokuskan untuk meningkatkan kualitas pelayanan publik dan kesejahteraan masyarakat.

Baca Juga: Guru PPPK Paruh Waktu Dilarang Diberhentikan, Kemendikdasmen Turun Tangan Bantu Gaji hingga 2026!

Kinerja makro daerah juga menunjukkan perbaikan. Indeks Pembangunan Manusia (IPM) naik menjadi 79,75, angka kemiskinan turun ke level 5,89 persen, dan tingkat pengangguran berkurang menjadi 7,95 persen.

Sementara itu, pertumbuhan ekonomi Kota Bogor mencapai 5,45 persen, meningkat dibandingkan tahun sebelumnya.

“Dari indikator yang ada, baik mikro maupun makro, alhamdulillah capaiannya tidak mengecewakan. Namun, ini menjadi PR bagi kita semua untuk meningkatkan kualitas masyarakat Kota Bogor, terutama di bidang kesehatan, pendidikan, dan kesejahteraan,” ujar Dedie Rachim.

Pencapaian tersebut tidak terlepas dari implementasi sejumlah program prioritas, seperti Bogor Cerdas, Bogor Sehat, Bogor Sejahtera, dan Bogor Lancar, yang menjadi fokus pembangunan sepanjang 2025.

Selain itu, pendapatan per kapita warga Kota Bogor juga meningkat menjadi Rp60,7 juta, naik 7,21 persen dari tahun sebelumnya.

Baca Juga: Jadwal Ujian TKA SMP 2026 Resmi Dimulai, Ini Aturan Penting yang Wajib Diketahui oleh Para Siswa

Angka ini bahkan melampaui rata-rata Provinsi Jawa Barat yang berada di angka Rp59,8 juta. Di saat yang sama, ketimpangan pendapatan berhasil ditekan, terlihat dari penurunan rasio gini menjadi 0,435 dari sebelumnya 0,477.

Dedie juga menyoroti capaian non-fiskal, di mana Pemerintah Kota Bogor berhasil meraih 83 penghargaan dari berbagai tingkat, baik nasional maupun daerah.

Ia menilai capaian tersebut merupakan hasil kerja kolektif seluruh elemen pemerintah dan masyarakat.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Muhammad Fajri Ramadhan

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X