Sementara itu, Ketua Bidang Pendidikan dan Penyuluhan YKI Kota Bogor, Meira Sophia, mengungkapkan bahwa tren kasus kanker di Jawa Barat, termasuk Kota Bogor, masih menunjukkan peningkatan.
“Di Provinsi Jawa Barat, pada 2021 tercatat 3.941 kasus. Sementara di Kota Bogor pada 2025 terdapat 1.951 kasus kanker, dengan 103 orang di antaranya meninggal dunia,” paparnya.
Ia menambahkan, jenis kanker yang paling banyak ditemukan di Kota Bogor meliputi kanker payudara, serviks, kolorektal, prostat, dan paru-paru.
Kondisi ini menunjukkan bahwa penanganan kanker tidak hanya menjadi isu kesehatan, tetapi juga menyangkut aspek sosial yang membutuhkan keterlibatan berbagai pihak.
“Data ini menegaskan bahwa kanker bukan hanya masalah medis, tetapi juga masalah sosial dan kemanusiaan yang membutuhkan perhatian lintas sektor,” ungkapnya.***
Artikel Terkait
Dedie Rachim dan Jenal Mutaqin Audiensi Bareng Ojol Bogor, Bahas Keselamatan hingga Jaminan Sosial
Melayat ke Rumah Remaja yang Tewas Tenggelam di Sungai Cisadane Jenal Mutaqin Minta Orang Tua dan Sekolah Mulai Serius Awasi Anak Anaknya
Jenal Mutaqin Sambut Rombongan Pemkab OKU di Balai Kota Bogor: Bahas Pajak, BUMD, hingga Tata Kelola Perkotaan
Pemkot Bogor Terapkan Satu Komando untuk Percepat Penurunan Stunting, Jenal Mutaqin: Kita Fokuskan Tindakan..
Wakil Wali Kota Jenal Mutaqin Tinjau Program Dashat, Ajak Warga Bogor Kolaborasi Cegah Stunting
Pemkot Bogor Tunggu Restu Pemprov Jabar Terkait Penghapusan Angkot Tua, Jenal Mutaqin: Tunggu koordinasi