• Sabtu, 20 Agustus 2022

Ilmu Santet Jawa, Ilmu yang Sudah Ada Sejak Dulu Kala

- Rabu, 22 Juni 2022 | 17:03 WIB
Illustrasi Ilmu santet Jawa. (Foto/Pinterest.)
Illustrasi Ilmu santet Jawa. (Foto/Pinterest.)

SEWAKTU.COM - Mendengar kata santet, sebagian besar masyarakat percaya kalau santet digolongkan sebagai ilmu hitam yang bisa mencelakai manusia. Diyakini juga ilmu santet Jawa, keberadaannya menyebar dari Sabang sampai Merauke. Yang membedakan, masing-masing daerah memiliki tradisi dan ritual berbeda dalam praktik santet ini.

Bagaimana dengan Jawa Timur? Propinsi yang terletak di bagian timur pulau Jawa ini, memang unik. Beberapa daerahnya bahkan dipercaya sebagai 'sarang' atau pusat berkumpulnya orang yang memiliki ilmu santet Jawa, atau yang sering disebut dukun santet.

Sebut saja, Banyuwangi, Tulungagung, Kediri, Trenggalek, Ponorogo, hingga Lamongan. Meski banyak menjadi perbincangan masyarakat. Namun, tidak semuanya tahu, apa sebenarnya ilmu santet Jawa, dan bagaimana ilmu santet Jawa bisa beroperasi?

Baca Juga: Ilmu Santet dan Ilmu Tenung, Paling Susah Disembuhkan! Berikut Penjelasannya

Samar-samar dan terselubung layaknya praktik santet itu sendiri. Dari beberapa referensi dan pengakuan dukun santet, dari berbagai daerah, bisa diketahui jika ilmu santet dibagi menjadi dua bagian. Yakni santet dengan menggunakan benda dan makhluk gaib.

Bahkan, tidak jarang diantaranya bisa meninggal dunia. Ilmu-ilmu mistis seperti santet dan teluh di pedalaman Kalimantan yang tersohor adalah warisan suku Dayak. Suku pedalaman yang sejak mula menganut faham animisme dan mengagungkan roh leluhur ini cukup terkenal.

Selain melalui media gaib, santet suku Dayak bisa dikirim melalui media angin. Seperti “racun Paser”, ilmu suku dayak Paser, di daratan Pulau Penajam, Balikpapan, Kalimantan Timur. Akibat dari serangan Racun Paser yang dikirim melalui angin senja tepat di hari naas atau weton kelahiran seseorang, bisa menyebabkan gatal-gatal sekujur tubuh, bahkan karena racun yang disebar menyerap ke tulang dan menyerang sekujur tubuh.

Baca Juga: Ilmu Santet Cirebon, Hati-hati Senjata Makan Tuan

Kenapa harus dikirim senja menjelang matahari terbenam? Di kalangan ahli santet, udara sore menjelang maghrib dipercaya sebagai waktu paling mujarab untuk menebar ilmu mistis yang bisa mencelakai orang lain. Dari kesaksian sumber yang pernah mengalami serangan racun paser, selama 3 bulan ia mengalami penyakit kulit yang aneh. Mulanya Ia mengira penyakit kulit biasa.

Halaman:

Editor: Ananta Wira Mahmuda

Artikel Terkait

Terkini

X