• Sabtu, 20 Agustus 2022

Wagub Jabar Sebut Idul Fitri Jadi Momen Rekonsiliasi Wujudkan 'Baiti Jannati'

- Kamis, 28 April 2022 | 20:28 WIB
Wagub Jabar, Uu Ruzhanul Ulum.
Wagub Jabar, Uu Ruzhanul Ulum.

SEWAKTU.com - Dua tahun sudah pandemi Covid-19 masuk Indonesia mulai tahun 2020 sampai dengan tahun 2021, akhirnya di tahun 2022 ini Pemerintah mengizinkan masyarakat mudik Lebaran dan merayakan Hari Raya Idul Fitri 1443 Hijriah.

Wakil Gubernur (Wagub) Jawa Barat (Jabar), Uu Ruzhanul Ulum menuturkan  hal tersebut dan mengajak warga Jawa Barat untuk bersyukur setelah apa yang dialami sebelumnya karena pandemi.

Menjadikan Hari Raya Iedul Fitri, atau Lebaran tahun ini bisa dilaksanakan dengan penuh kekhidmatan.

"Pertama, kita harus bersyukur kepada Yang Maha Kuasa, karena lebaran tahun ini sudah tanpa pembatasan. Dan juga mengucapkan terimakasih kepada pemerintah yang sudah membebaskan mudik dengan begitu leluasa, tanpa ada batasan dan juga pemulangan kembali, penyekatan-penyekatan dan yang lainnya. Sekalipun harus prokes tetap dijaga," terang Wakil Gubernur Jawa Barat, di Kota Bandung, Kamis 28 April 2022.

Baca Juga: Kemenhub Minta Pemudik Patuhi Aturan: Rest Area Dibatasi Maksimal 30 Menit

Pak Uu panggilan akrab Uu Ruzhanul mengajak kepada masyarakat Jawa Barat untuk menjadikan Idul Fitri 1443 Hijriyah tahun ini sebagai momen untuk mempererat tali persaudaraan, juga waktu yang tepat untuk rekonsiliasi bagi hubungan yang sempat retak. Utamanya hubungan keluarga atau persaudaraan.

"Setelah dua tahun kita lebaran dengan suasana pandemi dan prokes yang ketat. Oleh karena itu, momentum Idul Fitri sekarang mari kita jadikan untuk mempererat hubungan emosional antara keluarga. Antara emak dan apa, ayah dan ibu, ibu dan anak, anak dan bapak, anak dan ibu, termasuk juga dengan nenek kakek, adik kakak, mamang dan bibi," terang Pak UU.

"Jadi liburan sekarang dipusatkan untuk meningkatkan kebersamaan dengan internal keluarga, sehingga terjadi keharmonisan dalam rumah tangga, 'baiti Jannati,' rumahku surgaku, dan saudaraku adalah sahabat karibku. Jangan malah sebaliknya, sahabat karibku menjadi saudaraku, jangan. Tapi saudaraku adalah sahabat karibku, karena terjadi hubungan emosional yang hebat diantara keluarga, maka akan terjadi tolong menolong, saling menjaga, baik menjaga harga diri, martabat dan derajat, juga menjaga keharmonisan diantara kita," imbuhnya.

Dengan itu maka yang namanya Idul Fitri lekat dengan ucapan 'allahumaj 'alnaa minal aidzin wal faidzin,' yang artinya minta kepada Allah SWT untuk dijadikan orang yang kembali fitrah.

Halaman:

Editor: Muhammad Gilang Priyatna

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Putri Candrawathi Tersangka Pembunuhan Brigadir J

Jumat, 19 Agustus 2022 | 14:19 WIB
X