• Jumat, 2 Desember 2022

5 Fakta Psikologi Menangis, Saat Kata-kata Tak Mampu Menggambarkan Emosi Air Mata yang Berbicara

- Minggu, 25 September 2022 | 18:36 WIB
Ilustrasi 5 Fakta Psikologi Menangis, Saat Kata-kata Tak Mampu Menggambarkan Emosi Air Mata yang Berbicara. (Foto/Freepik.)
Ilustrasi 5 Fakta Psikologi Menangis, Saat Kata-kata Tak Mampu Menggambarkan Emosi Air Mata yang Berbicara. (Foto/Freepik.)

SEWAKTU.com - Berikut fakta Psikologi menangis. Menangis adalah respons alami tubuh terhadap emosi seperti kesedihan, kegembiraan, dan ketakutan. Ini berarti kita adalah manusia dan bukan tumbuhan.

Orang yang mudah menangis bukan berarti lemah, karena hanya orang kuat dan pemberani yang berani menangis. Lantas, apa saja fakta Psikologi menangis tersebut?

Pada dasarnya kita semua kuat. Anda ingat sebagai seorang anak Anda menangis ketika Anda tidak bisa mendapatkan apa yang Anda inginkan. Sekarang coba ingat-ingat lagi, kapan terakhir kali kamu menangis? Lalu, bagaimana fakta Psikologi menangis ini?

Sebab faktanya orang dewasa yang bisa melepaskan emosi lewat kata-kata pun masih saja tak dapat menahan tangis. Mungkin ada beberapa hal yang belum kita ketahui tentang menangis sehingga menimbulkan banyak pertanyaan sampai detik ini. Simak fakta Psikologi menangis di bawah ini!

Baca Juga: 10 Fakta Psikologi Orang Berbohong, Sekali Berbohong Pasti Akan Terus Berbohong

1. Orang yang Mudah Menangis Tidak Gampang Stress

Banyak cara dalam menghilangkan kepenatan dari padatnya aktivitas sehari-hari. Kebanyakan kita mungkin memilih untuk mencari tempat nongkrong dan bersantai bersama teman-teman. Benar sekali memang hal itu membuat pikiran sedikit rileks.

Tapi ternyata, ada sebagian orang yang lebih memilih duduk diam di kamarnya lalu menangis. Kebanyakan tipe orang-orang seperti ini lebih suka mengeluh kepada Tuhan atau apapun keyakinannya yang ia anggap sebagai kekuatan besar.

Jika kamu adalah bagian dari orang yang mudah menangis, maka tak sulit bagimu untuk keluar dari kekacauan emosi. Sebab dengan menangis, rasa sakit di dalam jiwa ikut tersalurkan bersamaan dengan menetesnya air mata.

Sementara secara ilmiah, air mata dapat meningkatkan penglihatan, mengeluarkan racun dalam tubuh dan membunuh sekitar 90% bakteri dalam lima hingga sepuluh menit.

Halaman:

Editor: Ananta Wira Mahmuda

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Beberapa Cara untuk Menambah Nafsu Makan Ketika Sakit

Kamis, 1 Desember 2022 | 18:41 WIB
X