• Sabtu, 2 Juli 2022

Apa Saja Media Ilmu Santet? Cek Disini!

- Kamis, 23 Juni 2022 | 15:57 WIB
Illustrasi, Apa Saja Media Ilmu Santet? (Foto/Pinterest.)
Illustrasi, Apa Saja Media Ilmu Santet? (Foto/Pinterest.)

SEWAKTU.COM - Apa saja media ilmu santet? ilmu santet yang satu ini dalam beberapa kasus merupakan yang paling sering digunakan. Tanah kuburan ini biasanya dibungkus oleh kain kafan yang dikirim oleh dukun santet menggunakan Banaspati atau sebagai bola api.

Barulah setelah itu dikirim ke rumah korban pada malam hari, media ilmu santet jimat rajah ini berbentuk kertas yang berisikan tulisan kalimat dalam huruf arab yang digunakan untuk memikat seseorang.

Kepercayaan konyol masih tersimpan pada jimat ini, penggalan ayat Al-Quran yang tertulis di dalamnya masih saja dipercayai oleh segelintir orang, padahal dengan tegas agama Islam melarang praktik sihir tercela tersebut apalagi media ilmu santet yang dapat merugikan orang lain.

Baca Juga: Ilmu Santet Asli, Sudah Ada Sejak Tahun 70an!

Tak hanya menggunakan benda-benda yang asing untuk digunakan, santet juga dapat digunakan dengan binatang yang melata seperti ular, kalajengking, kelabang dan sebagainya. Kemunculan binatang melata tersebut di kamar ataupun dapur menandakan bahwa Anda sedang dikirim ilmu santet.

Media silet dan paku ini biasa dilancarkan langsung ke tubuh korban agar merasakan sakit yang luar biasa dan biasanya di luar nalar ilmu kesehatan. Dalam beberapa kasus pasien yang berobat ke dokter bahkan dinyatakan sehat namun dalam tubuhnya sangat merasa kesakitan.

Baca Juga: Ilmu Santet Online, Ilmu Sihir Kuno Jadi Modern

Media Buhul ini dipercaya sebagai media santet paling tinggi. Media ini berbentuk ikatan kain yang berisi perjanjian dengan jin. Ukurannya pun sangat kecil sehingga media Buhul ini bisa diletakkan di mana saja dan tidak terlihat oleh korbannya.

Media tali gaib ini dalam ilmu hitam dipercaya dapat mengontrol korbannya dalam waktu tertentu sesuai dengan permintaan. Santet ini akan menghubungkan pelaku dan korban. Apabila sang korban mulai terlihat kebal menghadapi santet, maka pelaku akan mengirimkan santetnya lagi.

Halaman:

Editor: Ananta Wira Mahmuda

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X