• Sabtu, 20 Agustus 2022

Sejarah Bom Hiroshima dan Nagasaki, Bagaimana Kronologi Dari Kejadian Mengerikan Ini?

- Jumat, 5 Agustus 2022 | 22:15 WIB
Sejarah Bom Hiroshima dan Nagasaki, Bagaimana Kronologi Dari Kejadian Mengerikan Ini? (Foto/Istimewa.)
Sejarah Bom Hiroshima dan Nagasaki, Bagaimana Kronologi Dari Kejadian Mengerikan Ini? (Foto/Istimewa.)

SEWAKTU.COM - Bagaimana sejarah bom Hiroshima dan Nagasaki? Kehancuran yang terjadi di Hiroshima tidak cukup untuk meyakinkan Dewan Perang Jepang untuk menerima permintaan Konferensi Potsdam untuk menyerah tanpa syarat.

Amerika Serikat telah merencanakan untuk menjatuhkan bom atom kedua mereka, yang dijuluki "Fat Man," pada 11 Agustus akibat kekeraskepalaan Jepang itu, tetapi cuaca buruk yang diperkirakan akan terjadi pada hari itu mendorong penjatuhan bom maju menjadi tanggal 9 Agustus. Berikut sejarah bom Hiroshima dan Nagasaki.

Jadi pada pukul 1:56 pagi, sebuah pesawat pengebom B-29 yang diadaptasi secara khusus yang disebut “Bockscar” bersama komandannya yang biasa, Frederick Bock, lepas landas dari Pulau Tinian di bawah komando Mayor Charles W. Sweeney. Simak sejarah bom Hiroshima dan Nagasaki.

Baca Juga: Isi Chat WA Rahasia istri Irjen Ferdy Sambo ke Brigadir J: Kamu Staf yang Baik...

Proyek Manhattan

Bahkan sebelum pecahnya perang pada tahun 1939, sekelompok ilmuwan Amerika yang banyak di antaranya adalah pengungsi dari rezim fasis di Eropa, prihatin dengan penelitian senjata nuklir yang dilakukan di Nazi Jerman.

Pada tahun 1940, pemerintah AS mulai mendanai program pengembangan senjata atomnya sendiri, yang berada di bawah tanggung jawab bersama Kantor Penelitian dan Pengembangan Ilmiah dan Departemen Perang setelah AS masuk ke dalam Perang Dunia II.

Korps Insinyur Angkatan Darat AS ditugaskan untuk mempelopori pembangunan fasilitas besar yang diperlukan untuk program rahasia, dengan nama kode "Proyek Manhattan" (untuk distrik Manhattan korps teknik).

Selama beberapa tahun berikutnya, para ilmuwan program bekerja untuk memproduksi bahan utama untuk fisi nuklir, yakni uranium-235 dan plutonium (Pu-239). Mereka mengirimnya ke Los Alamos, New Mexico, di mana sebuah tim yang dipimpin oleh J. Robert Oppenheimer bekerja untuk mengubah bahan-bahan ini menjadi bom atom yang bisa diterapkan.

Halaman:

Editor: Ananta Wira Mahmuda

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Putri Candrawathi Tersangka Pembunuhan Brigadir J

Jumat, 19 Agustus 2022 | 14:19 WIB
X