• Sabtu, 20 Agustus 2022

Putusan Pengadilan Jepang Bagi Korban Bom Atom 1945

- Jumat, 5 Agustus 2022 | 23:49 WIB
Putusan Pengadilan Jepang Bagi Korban Bom Atom 1945, Monumen bom Hiroshima. (ANTARA FOTO/Kyodo/via REUTERS/nz/cfo )
Putusan Pengadilan Jepang Bagi Korban Bom Atom 1945, Monumen bom Hiroshima. (ANTARA FOTO/Kyodo/via REUTERS/nz/cfo )

SEWAKTU.COM - Berikut Putusan pengadilan Jepang bagi korban bom atom 1945. Sebuah pengadilan di Jepang pada pertengahan Juli 2021 lalu telah memutuskan 84 orang di Hiroshima berhak atas tunjangan kesehatan negara karena mereka terkena radioaktif "hujan hitam", nama lain dari bom atom 1945 oleh AS, media lokal melaporkan.

Para penggugat, yang termasuk individu yang telah meninggal, tidak mendapatkan tunjangan kesehatan dari pemerintah karena mereka tinggal di daerah di luar zona yang saat ini diakui oleh pemerintah, menurut sebuah laporan oleh Kyodo News. Ini dia Putusan pengadilan Jepang bagi korban bom atom 1945.

Permohonan awal mereka antara 2015 dan 2018 ditolak tetapi pengadilan di tingkat rendah memutuskan mendukung mereka Juli lalu. Simak Putusan pengadilan Jepang bagi korban bom atom 1945.

Baca Juga: Inilah 5 Alasan Mengapa Amerika Bom Atom Jepang

Pengadilan Tinggi Hiroshima kemudian menguatkan putusan tahun lalu, dengan mengatakan para pembuat petisi “harus menerima manfaat yang sama seperti yang diberikan kepada para penyintas bom atom yang berada di zona di mana negara telah mengakui hujan hitam turun,” kata laporan itu.

Pemerintah Jepang telah menetapkan batas wilayah “panjang 19 kilometer [sekitar 12 mil] dan lebar 11 km [7 mil] yang membentang di barat laut hiposenter bom atom pada 6 Agustus 1945 sebagai zona di mana hujan hitam turun selama ber jam-jam.”

Penduduk di daerah tersebut mendapatkan fasilitas pemeriksaan kesehatan gratis dan tunjangan medis jika menderita 11 penyakit tertentu yang disebabkan oleh efek radiasi, tambah laporan itu.

Baca Juga: Nama Radio Pertama yang Menyiarkan Soal Tragedi Bom Hiroshima

Kementerian Kesehatan, Tenaga Kerja, dan Kesejahteraan Jepang, sebelumnya berpendapat "perlu bukti yang sangat ilmiah untuk menentukan apakah penggugat berada di lingkungan yang terkena radiasi."

Halaman:

Editor: Ananta Wira Mahmuda

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Putri Candrawathi Tersangka Pembunuhan Brigadir J

Jumat, 19 Agustus 2022 | 14:19 WIB
X