• Sabtu, 20 Agustus 2022

Korban Selamat Bom Hiroshima, Begini Kisah Tsutomu Yamaguchi

- Jumat, 5 Agustus 2022 | 23:25 WIB
Korban Selamat Bom Hiroshima, Begini Kisah Tsutomu Yamaguchi. (Jemal Countess/WireImage)
Korban Selamat Bom Hiroshima, Begini Kisah Tsutomu Yamaguchi. (Jemal Countess/WireImage)

SEWAKTU.COM - Berikut kisah korban selamat bom Hiroshima. Jepang pada pertengahan tahun 1945 sedang gencar-gencarnya terlibat dalam Perang Dunia 2 melawan sekutu. Banyak kapal pembawa minyak hancur terkena bom. Karena itulah, jasa dan pengetahuan milik insinyur perkapalan seperti Tsutomu Yamaguchi sangat dibutuhkan untuk merancang kapal-kapal baru.

Tsutomu Yamaguchi lahir di Nagasaki tahun 1916. Pada pertengahan tahun 1945, perusahaan tempatnya bekerja mengirim insinyur muda ini untuk bekerja selama tiga bulan di perusahaan pembuat kapal Mitsubishi Heavy Industries di Hiroshima bersama dua rekannya. Ini dia korban selamat bom Hiroshima.

Pagi tanggal 6 Agustus 1945 seharusnya jadi pagi terakhir bagi Yamaguchi bekerja di Hiroshima. Ia akan segera pulang ke rumahnya di Nagasaki, tempat keluarga besarnya, istri serta bayi mereka yang saat itu baru berusia beberapa bulan. Simak korban selamat bom Hiroshima.

Baca Juga: Inilah 5 Alasan Mengapa Amerika Bom Atom Jepang

Pagi itu Yamaguchi seperti biasa berangkat ke kantor bersama dua orang rekannya. Dia ingat mendengar suara mesin pesawat terbang di udara. Tapi di Hiroshima itu bukan hal yang luar biasa mengingat kota itu adalah kota industri dan basis militer. Sama sekali tidak ada yang tahu bahwa suara pesawat yang ia dengar adalah suara mesin pesawat pengebom B-29 milik Amerika Serikat, yang sebentar lagi akan mengubah nasib banyak orang.

Tiba-tiba Yamaguchi melihat kilatan cahaya yang membutakan mata. Bom atom pertama meledak hanya 600 meter di atas kota Hiroshima. Awan jamur terlihat membumbung tinggi ke udara. Pagi itu bahkan baru pukul 8.15. Yamaguchi jatuh tersungkur dan pingsan. Saat kembali membuka mata, Yamaguchi merasakan sakit yang teramat sangat di telinga. Yamaguchi memutuskan untuk segera pergi dari tempat itu.

Pagi itu tanggal 6 Agustus 1945, Amerika Serikat menjatuhkan bom atom yang dijuluki “Little Boy” di Hiroshima, menewaskan sedikitnya 140 ribu orang dari total penduduk Hiroshima saat itu berjumlah sekitar 350 ribu jiwa. Sekitar 70 ribu orang diperkirakan meninggal langsung karena ledakan bom atom, sementara puluhan ribu lainnya meninggal kemudian akibat efek samping dan radiasi yang ditimbulkan.

Baca Juga: Nama Radio Pertama yang Menyiarkan Soal Tragedi Bom Hiroshima

‘Jalan neraka’ menuju stasiun kereta

Halaman:

Editor: Ananta Wira Mahmuda

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Putri Candrawathi Tersangka Pembunuhan Brigadir J

Jumat, 19 Agustus 2022 | 14:19 WIB
X