• Selasa, 29 November 2022

Ilmu Santet Berbahaya, Dukun Santet Ada Semacam Adagium yang Menyatakan

- Kamis, 23 Juni 2022 | 17:13 WIB
Illustrasi Ilmu santet berbahaya. (Foto/Pinterest.)
Illustrasi Ilmu santet berbahaya. (Foto/Pinterest.)

SEWAKTU.COM - Pada dasarnya, teluh, tenung, gendam, ilmu santet berbahaya, serta guna-guna, selalu dikonotasikan sama, yaitu Ilmu Hitam. Ia mempunyai kekuatan mencelakai atau membunuh. Hanya saja cara mempraktekkan, media, sarana, serta pengaruhnya berbeda-beda antara satu dengan yang lainnya.

Untuk itu, melalui tulisan ini, kami akan mencoba memberikan gambaran tentang praktek ilmu santet berbahaya. Bahannya saya sarikan berdasarkan keterangan yang dihimpun dari praktisi ilmu yang sangat berbahaya ini. Dalam prakteknya, dukun santet menggunakan beberapa jenis bahan untuk disatukan sebagai media.

Kemudian pencampuran dari berbagai benda dirapalkan sebuah mantera pemanggilan jin perewangan. Sang dukun sebelum melakukan ilmu santet berbahaya, akan melakukan puasa selama tiga hari berturut-turut yang dimulai pada hari Selasa dan diakhiri pada hari Jum'at atau sebaliknya. Dengan demikian jin perewangan tersebut akan dapat dia kendalikan.

Baca Juga: Ilmu Santet Arab Saudi? Menguak Tabir Kegelapan Arab Saudi

Mbah Gimbal, sebutlah demikian, dia seorang dukun santet, mengaku kerap menggunakan media yang biasanya terdiri dari telor ayam kampung, jarum, rambut, serta beberapa benda lain yang sekiranya bisa merusak jiwa seseorang.

Setelah itu pelaku mengadakan selamatan pada malam ke tujuh (malam terakhir). Lalu telur yang telah diberi rajah serta nama korban, dilempar ke tanah hingga pecah. Tak begitu lama, orang yang dimaksud akan mengalami sakit parah dalam waktu yang lam hingga menemui kematian.

Santet menggunakan boneka sebagai medium, biasanya diawali pada hari Jum'at pagi sang dukun membuat sebuah boneka dari bahan tanah liat atau apa saja. Lalu pada siang harinya dia akan menempatkan boneka tersebut pada perapian kecil (tungku) sambil membaca mantera Pengikat Sukma sebanyak 107 kali.

Baca Juga: Ilmu Santet Online, Ilmu Sihir Kuno Jadi Modern

Tiap kali mantera dirapal, nama orang yang dituju disebutkan. Setelah itu, boneka tersebut disimpan di dalam kamar. Ritual ini dilakukan sang dukun biasanya untuk membuat orang yang dituju berada di bawah kekuasaan si pembuat tumbal. Pelaku cukup dengan menyuruh boneka orang yang dituju, dengan begitu korban yang dimaksud dapat dikuasai segala pikiran, perasaan, bahkan seluruh kehidupannya.

Halaman:

Editor: Ananta Wira Mahmuda

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Mengenal Quantum Springbed, Pelopor Kasur Bebas Timbal

Senin, 28 November 2022 | 18:21 WIB

Pakai Kasur Springbed Bebas Timbal Sekarang Juga!

Senin, 28 November 2022 | 17:23 WIB
X